Dari berita sekarang , kita tahu bahwa pesawat air asia hilang kontak. Dan ditemukan 40 mayat korban dan 1 diantaranya pramugari.
Sekarang yang dibahas adalah proses kecelakaan terjadi. Banyak yg bilang kecelakaan ini terjadi karena kebocoran avtur , yg lain mengatakan bahwa pesawat menabrak awan , menurut kabar sang pilot sudah meminta izin pada menara pemantau dengan jarak 38.000 kaki. Tpi menara pemantau menolak dengan alasn setiap hari semua pilot meminta jarak tersebut. Maka sang pilotpun membelokkan pesawatnya untuk menghindari awan didepanmya , tetapi tetap sia sia , hal ini dikarenakan ada awan yg lebih besar lgi di balik awan pertama.
Rabu, 31 Desember 2014
40 Mayat Penumpang AIR ASIA ditemukan
Berdasarkan Radio angkatan laut , kapal perang bung tomo dinyatakan menemukan 40 mayat penumpang air asia , sebelumnya juga ditemukan 3 mayat bergandengan tangan dan 3 lagi didekat pangkalan bun , 1 diantara 6 mayat diduga adalah pramugari. Banyak yang mengatakan kecelakaan ini terjadi karena tempat avtur bocor, ada yang mengatakan bahwa pesawat menabrak awan . Berdasarkan hukum ekonomi menara pemantau bisa dituntut keluarga , hal ini disebabkan oleh sang pilot yg meminta terbang pada ketinggian 38.000 kaki ,atau jarak ekonomis . Menara pemantau tdk mengizinkan pilotnya karena hampir setiap hari semua pilot meminta jarak tersebut karena hemat bahan bakar dan lebih tenang , jadi pilot membelokkan pesawat untuk menghindari awan didepannya , ternyata usahanya itu sia sia , karena dibelakang awan itu masih ada awan yg lbh besar lagi.
Langganan:
Postingan (Atom)